Alpen Steel | Renewable Energy

~ Gelombang Pasang Terjang Pantai Utara

Gelombang Laut Hancurkan [Metropolitan]


Lagi, gelombang pasang terjang pantai utara. Akibatnya 78 rumah dan 25 warung yang berada di kawasan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara terseret ombak besar. Ya.. pada hanyut semua mas, ombang tinggi disertai angin kencang, kata Ketua RT 002/07 Kelurahan Marunda Jakarta Utara, Yasin, kemarin.
Menurutnya, tingginya gelombang tersebut selain merobohkan rumah dan warung warga, juga menghempaskan sebuah kapal tongkang pengangkut lumpur Anugrah milik Pt Alfa ke bendungan pembatas laut (dam) di kawasan Pantai Publik hingga dam tersebut jebol. Tinggi gelombang hingga tiga meter. Perahu-perahu yang dipinggir laut hanyut kerendam, ujarnya.

Angin kencang di sertai hujan dan gelombang pasang terjadi mulai pukul 22.00 WIB kemarin malam . Warga panik dan terkejut karena gelombang datang tiba-tiba saat masyarakat banyak yang tidur, termasuk anak-anak. Kami langsung berusaha menyelamatkan diri ketempat aman karena kuatir gelombang tsunami, ujarnya.

Ia mengakui, wilayahnya tergolon g rendah sehingga terendam air mencapai 60 cm. Air baru bisa surut sekitar jam 14.00 WIB, katanya.
Ketua Nelayan Marunda Yanglin mengatakan akibat gelombang pasang, nelayan Marunda hingga saat ini belum berani melaut. Diperkirakan kerugian yang diderita nelayan mencapai puluhan juta rupiah. Sudah menderita akibat tidak bisa melaut, kini para nelayan harus memikirkan lagi bagaimana mereka memperbaiki rumah dan warung yang hancur. Kami mohon Pemda Jakarta Utara memperhatikan hidup para nelayan Marunda, ujarnya.

Lurah Marunda, Agus Setiawan saat meninjau lokasi sangat prihatin atas bencana yang menimpa. Dijelaskan memang sebagian besar penduduk di sini merupakan penduduk tetap sejak 1960. Warga di sini sudah sering kali terkena gelombang pasang. Ini yang terparah karena dam pembatas lautnya tertabrak kapal tongkang, sehingga gelombang menghantam rumah warga, katanya.

Tak hanya rumah penduduk atau warung di Pantai Publik yang hancur. Puluhan tambak di kawasan RT 001.002,003,004 dan 008/ 07 Kelurahan Marunda, ikut terendam. Selain itu, puluhan hektar sero kerang hijau milik nelayan terbawa ombak. Diperkirakan kerugian yang di alami petambak mencapai puluhan juta rupiah.
Sebelumnya, ketika gelombang pasang melanda kawasan ini tambak ikan ikut terendam, demikian pula gelombang yang terjadi kemarin. Para nelayang mengaku hanya bisa pasrah dan tidak ada harapan lagi untuk memanen tambak ikan. Ya.. mau bagaimana lagi, ini terendam lagi. Kita berharap mudah-mudahan ikan enggak pada lari, ujar Hamid.
Anggota DPRD DKI Jakarta Hj. Nuraini mengaku prihatin dengan seringnya gelombang laut yang menimpa pasisir. Kita berharap agar instansi terkait membantu mereka, termasuk bantuan sembako, dan juga bagi mereka di Kepulauan Seribu, ujarnya. (kim)

 Jakarta, Pelita

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook