Alpen Steel | Renewable Energy

~ Gerhan Dan Sumber Daya Pesisisr Pantai Di Kab. Cilacap


GERHAN DAN REHABILITASI PANTAI DI KAB. CILACAP

LATAR BELAKANG

Sumberdaya pesisir merupakan salah satu modal dasar pembangunan Indonesia yang sangat diharapkan mengingat sumberdaya pesisir dapat memberikan jasa-jasa lingkungan (ekologi) dan nilai ekonomi yang tinggi.

Pemanfaatan wilayah pesisir yang sangat intensif sebagai wilayah permukiman, perdagangan, pariwisata, perhubungan, industri, dll yang tidak terkendali membuat beban wilayah pesisir melebihi ambang batas daya dukung lingkungannya.

Untukitu dibutuhkan suatu wacana yang lain dalam pengelolaan wilayah pesisir dalam bentuk pengelolaan vegetasi yaitu pembuatan hutan pantai.

Wilayah Pesisir merupakan daerah pertemuan antara darat dan laut dimana kearah darat meliputi bagian daratan, baik yang kering maupun yangterendam dan masih dipengaruhi oleh sifat-sifat air laut seperti pasang surut, angin laut, ombak dan gelombang laut serta perembesan air laut; sedangkan kea rah laut mencakup bagian laut yang dipengaruhi oleh prose salami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran air tawar dari Daerah Aliran Sungai maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti buangan limbah domestic, limbah industri, pertanian, dll (Anonim, 2002). Dari pengertian tersebut terdapat karakteristik wilayah pesisir yaitu merupakan percampuran antara pengaruh darat, laut dan udara berupa keseimbangan yang dinamis dari suatu proses penghancuran dan pembangunan. Selain itu wilayah pesisir mempunyai karakteristik sebagai zona penyangga (buffer zone), merupakan habitat berbagai jenis unggas, dan memiliki gradian perubahan sifat ekologi yang tajam pada skala yang sempit.

Kabupaten Cilacap yang memiliki wilayah pesisir terpanjang di Jawa Tengah memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya rehabilitasi dan konservasi wilayah pesisir tersebut. Upaya tersebut dilandasi pemikiran bahwa daerah pantai merupakan buffer zone baik dari bencana alam tsunami maupun fungsi penyangga dari aspek pertahanan Negara. Selain itu optimalisasi pemanfaatan lahan pantai dengan vegetasi tanaman tahunan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap pengurangan dampak pemanasan global. Lahan-lahan pesisir yang berupa lahan pantai di bawah penguasaan TNI Angkatan Darat (tanah kokon) dicoba untuk dikelola lebih optimal melalui Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN) dalam kegiatan Pembuatan Hutan Pantai.

MAKSUD DAN TUJUAN

Rehabilitasi pantai dengan kegiatan pembuatan hutan pantai dimaksudkan sebagai upaya untuk menciptakan perubahan ekologi dari semula berupa pasir menjadi habitat vegetasi/hutan dan adanya perubahan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Tujuan kegiatan pembuatan hutan pantai adalah upaya rehabilitasi dan konservasi lahan pantai, upaya dini penanggulangan bencana alam tsunami, upaya pengurangan dampak pemanasan global, pengembangan potensi wisata alam pantai, pengembangan perekonomian masyarakat, peningkatan potensi dan peluang berusaha, serta upaya pemenuhan bahan bakar non migas sebagai salah satu sumber energi alternatif (bio fuel).

PELAKSANAAN KEGIATAN

Pembuatan hutan pantai di Kabupaten Cilacap dilaksanakan melalui program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN) Tahun 2007 seluas 350 Ha berada di 3 kecamatan yang mencakup 13 desa. Di Kecamatan Adipala terdapat 3 desa lokasi kegiatan mencakup luasan 130 Ha, di Kecamatan Binangun terdapat 6 desa lokasi kegiatan dengan luas 50 Ha, dan di Kecamatan Nusawungu dengan 4 desa lokasi kegiatan dan luasan170 Ha. Pelaksana kegiatan adalah Kelompok Tani yang beranggotakan warga masyarakat setempat.

Jenis tanaman yang diusahakan pada kegiatan Pembuatan Hutan Pantai berupa Nyamplung, Cemara Laut dan Ketapang Laut. Pemilihan ketiga jenis tanaman tersebut dengan pertimbangan kesesuaian persyaratan habitat tumbuh tanaman, estetika dan nilai ekonomis dari tanaman. Ketiga jenis tanaman tersebut memiliki batang yang kokoh untuk menahan terpaan angin laut, selain itu tanaman Nyamplung dan Ketapang Laut memiliki daun yang realtif tebal dan lebar yang dapat berfungsi menahan/mematahkan angin. Wilayah pantai merupakan habitat yang cocok untuk pertumbuhan ketiga jenis tanaman tersebut.

Apabila dilihat dari estetika ketiga jenis tanaman tersebut juga memiliki nilai estetika yang unik yang cocok dikembangkan dilahan pantai. Jenis Ketapang Laut memiliki tajuk yang melebar yang dapat menjadi naungan di wilayah sekitarnya sehingga menciptakan iklim mikro yang berbeda. Jenis Cemara Laut dengan ketinggian batangnya dan bentuk penutupan tajuknya, apabila sudah tumbuh besar seolah pyramid hijau yang terhampar di pinggir pantai.

Demikian pula dengan tanaman Nyamplung, buah Nyamplung yang berbentuk bulat-bulat menggerombol di sisi-sisi batang dan cabang menambah eksotis penampilan dari tanaman Nyamplung tersebut. Apabila dilihat dari sisi ekonomi pemilihan jenis tersbeut sangat menguntungkan, terutama tanaman Nyamplung. Biji dari buah tanaman Nyamplung berdasarkan informasi terbukti merupakan bahan bakar alternatif (bio fuel) yang dapat mensubstitusi penggunaan bahan bakar solar.

Jumlah tanaman yang ditanam pada lokasi pembuatan Hutan Pantai tersebut 423.500 yang terdiri atas 385.000 batang tanaman pokok dan sulaman 38.500 batang. Dari jumlah tersebut sebanyak 148.225 batang berupa tanaman Nyamplung, 127.422 batang tanaman Cemara Laut dan 148.225 batang tanaman Ketapang Laut.

Sistem penanaman yang digunakan adalah strip cropping yaitu berselang-seling dari ketiga jenis tanaman tersebut dengan lebar antar jenis tanaman (strip) yang bervariasi. Jarak tanam yang digunakan 3 x 3 meter sehingga dalam 1 hektar terdapat tegakan 1.100 batang.


Penulis/Pengirim : Sigit Widayanto, SP. M. Si (Kasie KTA Dishutbun)

 

 

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook