Alpen Steel | Renewable Energy

~ Kecerdasan Alami Bisa Terhambat Pemanasan Global

Pemanasan Global Hambat Kecerdasan Alami

SETIAP anak terlahir cerdas. Faktor gizi,genetik,dan lingkunganlah yang selanjutnya membedakan kadar kecerdasan masing-masing anak.

Salah satu dari sembilan aspek kecerdasan multipel (multiple intelligence) yang dikemukakan pakar pendidikan Dr Howard Gardner adalah kecerdasan naturalis alias kecerdasan alami, termasuk kepekaan terhadap alam.

Nahpermasalahannya,apakah lingkungan masa kini memungkinkan anak mengoptimal kan potensi kecerdasan naturalisnya? Psikolog anak dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia,Fabiola Priscilla Setiawan Mpsi menilai, kondisi lingkungan yang makin buruk seperti terjadinya pemanasan global (global warming) menunjukkan efek negatif bagi perkembangan fisik dan psikologis anak.

“Kondisi ini juga menghambat anak mengembangkan potensi kecerdasan naturalisnya,” katanya. Ibu satu putri ini lantas mencontohkan, seorang anak yang sebenarnya punya hobi berenang atau menyelam untuk mengoleksi batu-batu alam jadi takut terjun ke air karena khawatir airnya telah tercemar.

Bumi yang makin tidak “hijau” juga membuat anak tidak lagi mengenal keragaman flora dan fauna yang punah akibat naiknya suhu air laut.Tercatat sekitar 90%-95% karang mati di Kepulauan Seribu. Temperatur yang terlampau panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga kelaparan dan malnutrisi pun merebak.

“Penelitian di bidang psikologi lingkungan menunjukkan, memanasnya suhu udara dapat memengaruhi kondisi emosi seseorang menjadi lebih mudah marah, cenderung agresif, dan merusak,” sebut psikolog yang juga mengajar di UNIKA Atmajaya Jakarta ini. Masalah lain akibat ulah manusia adalah banjir dan kebakaran.

Kondisi ini dapat membuat anak mengalami stres kronik, bahkan trauma,karena kehilangan keluarga dan tempat tinggal. Anak pun jadi terluka fisik dan psikisnya. “Kondisi ini berpotensi menguatkan atau melemahkan karakter dasar anak,”tutur Feby.

Memanasnya suhu udara secara tidak langsung juga berkorelasi dengan angka perilaku menyimpang dan agresif. Hal ini antara lain ditandai dengan tingginya tingkat kriminalitas di wilayah bersuhu panas. (inda susanti)


sumber : Seputar Indonesia
(Admin)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook